Bunglon GKI Mau Voting Relokasi Gereja Yasmin


Kami Beribadah di sini karena Gereja kami DISEGEL TANPA ALASAN oleh PEMKOT Bogor. Pemerintah seharusnya MENEGAKKAN hukum. PENGUASA seharusnya menjadi TELADAN dalam MENAATI hukum. ilustrasi: http://tulisanfatih.wordpress.com

Saya mendengar suara burung yang bercerita tentang beberapa BUNGLON GKI yang menyangka dirinya BUAYA hanya karena telah di utus oleh gerejanya untuk MELAKUKAN beberapa pekerjaan  dan untuk membedakan yang satu dengan yang lainnya, mereka pun diberi gelar alias JABATAN. Menyangka diri bijaksana padahal TOLOL. Mengagul-agulkan diri pahlawan padahal MENGKHIANATI jamaat. Mengaku diri gembala namun melakukan PREMANISME kepada jemaat. Setelah puas MENGHASUT mereka pun MENEKAN Majelis JEMAAT melakukan VOTING agar GKI Yasmin menerima usulan RELOKASI dari Walikota Bogor. Karena rapat Majelis Jemaat nggak QUORUM, maka BUAYA-BUAYA sialan itu pun NGACIR dan berjanji akan datang lagi sambil tak lupa menghasut dan menekan Jemaat yang setiap minggu URUNAN untuk MEMBAYAR gaji mereka untuk MEMATUHI kehendak mereka. Aneh bin Ajaib. BUNGLON GKI menyangka dirinya BUAYA lalu mendikte MAJIKAN yang MENGGAJI mereka? MENGENASKAN!

Untuk mendirikan GEREJA ada PROSEDURNYA dan ada SYARAT yang HARUS dipenuhinya. Setelah Semua syarat dipenuhi dan prosedur ditempuh, maka semuanya pun MEMUNCAK dalam IMB – Izin Mendirikan Bangunan. GKI Yasmin sudah MEMENUHI semua persyaratan dan sudah menempuh semua prosedur perizinan. IMB pun di dapat. Pembangunan gereja pun dilantak. Apa yang terjadi kemudian? KADIS-TKP (kepala dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor MEMBEKUKAN IMB GKI Yasmin.

Setelah musyawarah tidak MUFAKAT maka GKI Yasmin dan PEMKOT (Pemerintah Kota) Bogor sama-sama SEPAKAT untuk mencari penyelesaian secara hukum. PTUN – Pengadilan Tata usaha Negara – Bandung menjatuhkan VONIS: IMB GKI Yasmin SAH. Itu sebabnya tidak boleh dibekukan dan pembangunan Gereja tidak boleh dihambat.

PEMKOT Bogor naik banding dan hasilnya adalah: PT TUN – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara – Jakarta menjatuhkan VONIS: IMB GKI Yasmin SAH. Itu sebabnya tidak boleh dibekukan dan pembangunan Gereja tidak boleh dihambat.

PEMKOT bogor naik banding lagi dan hasilnya adalah: Mahkamah Agung Republik Indonesia MENOLAK Permohonan Peninajauan Kembali dari PEMKOT Bogor. Itu artinya: IMB GKI Yasmin SAH. Itu sebabnya tidak boleh dibekukan dan pembangunan Gereja tidak boleh dihambat.

Apa yang dilakukan oleh Walikota Bogor menanggapi Keputusan PK Mahkamah Agung  Republik Indonesia? Dia mengeluarkan Surat Keputusan untuk mencabut Surat Pembekuan IMB GKI Yasmin yang diterbitkan oleh KADIS-TKP (kepala dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor. Walikota kemudian menerbitkan SK Pencabutan IMB GKI Yasmin. Berdasarkan tindakan demikian Walikota MENGAKU telah melaksanakan Keputusan PK Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Atas tindakan Walikota Bogor tersebut, Mahkamah Agung Republik Indonesia mengeluarkan FATWA:  PEMKOT Bogor harus melaksanakan Keputusan PK MA Republik Indonesia yaitu membiarkan pembangunan gereja GKI Yasmin dilanjutkan. FATWA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah BUKTI bahwa PEMKOT Bogor belum MENAATI Putusan PK Mahkamah Agung Republik Indonesia meskipun Walikota bogor MENGAKU telah menaatinya dengan mengeluarkan Surat Keputusan untuk mencabut Surat Pembekuan IMB GKI Yasmin yang diterbitkan oleh KADIS-TKP (kepala dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor dan menerbitkan SK Pencabutan IMB GKI Yasmin.

Atas tindakan Walikota Bogor tersebut, Ombudsman Republik Indonesia dalam URAIAN pemeriksaan kasusnya menyatakan dengan TEGAS tanpa tedeng aling-aling bahwa perbuatan Walikota menanggapi Keputusan PK Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan menerbitkan Surat keputusan Walikota yang mencabut IMB GKI Yasmin adalah perbuatan MELAWAN HUKUM. Itu sebabnya  Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memberi rekomendasi kepada PEMKOT Bogor untuk mencabut SK Walikota yang mencabut IMB GKI Yasmin.

Kerabatku sekalian, Walikota Bogor mengusulkan penyelesaian pembangunan gereja GKI yaitu: RELOKASI. Banyak sekali orang-orang awam yang menganggap Walikota Bogor telah berlaku MURAH HATI namun Jemaat GKI Yasmin adigung-adiguna alias KERAS KEPALA sebab MENOLAK mentah-mentah usulan RELOKASI. Beberapa BUNGLON GKI yang menyangka dirinya BUAYA menghasut Majelis Jemaat GKI Bogor, setelah gagal membujuk jemaat GKI Yasmin untuk menerima usulan RELOKASI dari Walikota Bogor. Ketika menyangka HASUTANNYA telah ditelan mentah-mentah oleh sebagian besar Majelis dan ditolak mentah-mentah oleh sebagian majelis lainnya, maka bunglon-bunglon tersebut pun SOK BUAYA dan menyuruh Majelis GKI Bogor untuk melakukan VOTING menerima usulan RELOKASI Walikota Bogor.

Menyangka diri bijaksana padahal TOLOL sekali. Mengagulkan diri PAHLAWAN namun MENGKHIANATI jemaat. Mengaku ikut dalam usaha penegakkan HUKUM padahal mendukung usaha PENGUASA LALIM untuk MENGAKALI rakyat. Itulah yang dilakukan oleh bunglon-bunglon GKI GOBLOK tersebut. GOBLOK artinya, sekolahnya tinggi sekali namun perilakunya TOLOL sekali.

RELOKASI. RELOKASI GKI Yasmin. RELOKASI GKI Yasmin artinya Jemaat GKI Yasmin atas KESADARANNYA sendiri dan tanpa TEKANAN dari siapa pun serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta akal budi MEMBATALKAN niatnya untuk membangun GEREJA di lokasi sesuai dengan IMB yang telah dimilikinya karena ingin MENDIRIKAN Gereja di lokasi yang lain.

RELOKASI artinya PEMKOT Bogor akan MEMFASILITASI relokasi. MEMFASILITASI artinya mengusulkan lokasi-lokasi agar Jemaat GKI Yasmin bisa mendirikan Gerejanya. RELOKASI artinya PEMKOT BOGOR akan MEMFASILITASI dengan mengusulkan BANGUNAN yang bisa digunakan oleh GKI Yasmin sebagai tempat Ibadah. Apa pun bentuk RELOKASI yang dipilih oleh GKI Yasmin maka PEMKOT akan MEMBANTU dalam hal PERIZINANNYA.

Kerabatku sekalian, BUNGLON-BUNGLON GKI yang menyangka dirinya BUAYA itu adalah orang-orang BODOH yang BERLAGAK pintar. Mereka adalah para pencari PUJIAN dengan MENCURI kebajikan. Semoga Tuhan menghajar pantat mereka tunggang-langgang agar di waktu-waktu yang akan datang mereka KAPOK berperilaku SOK BUAYA dan SOK BIJAKSANA.

Handai taulanku sekalian, untuk MENDIRIKAN gedung GEREJA ada SYARAT-SYARAT yang harus dipenuhi dan PROSEDUR yang harus DITEMPUH. Apabila semua SYARAT telah dipenuhi dan semua PROSEDUR telah dipenuhi maka lahirlah Surat  IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

RELOKASI. Apakah PEMKOT Bogor menyediakan sebuah GEDUNG GEREJA yang IMB-nya DIURUS sesuai dengan PROSEDUR dan memenuhi SEMUA SYARAT yang diperlukan untuk mendirikan Gereja? TIDAK! PEMKOT Bogor HANYA mengusulkan LOKASI di mana GKI Yasmin bisa mendirikan gereja. PEMKOT Bogor HANYA mengusulkan BANGUNAN di mana GKI Yasmin bisa menggunakannya sebagai gereja. Untuk MENDIRIKAN gereja atau MENGUBAH fungsi suatu BANGUNAN menjadi GEREJA, GKI Yasmin HARUS mengurus PERIZINANNYA sendiri. Apa yang akan terjadi ketika GKI Yasmin mengurus perizinan? Kalau bisa DIPERSULIT untuk apa DIPERMUDAH? Artinya IMB gereja tidak akan DITERBITKAN oleh PEMKOT kota Bogor dengan 1001 alasan. IMB yang SUDAH TERBIT saja bisa DUBEKUKAN dan DICABUT seenak JIDATNYA apalagi IMB yang belum DIERBITKAN?

RELOKASI. Apa yang terjadi bila PEMKOT Bogor menyediakan sebuah GEDUNG GEREJA lengkap dengan IMB-nya? Atau PEMKOT bogor menyediakan sebuah LOKASI lengkap dengan IMB-nya? Bila hal demikian yang terjadi, kerabatku sekalian, ketahuilah bahwa IMB tersebut TIDAK SAH karena tidak DIPROSES sesuai PROSEDUR dan PERSYARATAN yang ditetapkan perundang-undangan yang berlaku. Bila melakukan hal demikian maka GKI Yasmin akan masuk penjara karena KKN dan IMB-nya BATAL demi HUKUM karena tidak memenuhi SYARAT dan tidak melewati PROSEDUR yang DIHARUSKAN oleh perundang-undangan yang berlaku.

RELOKASI. RELOKASI artinya KUTIPU kau! RELOKASI artinya KETIPU oi…! RELOKASI artinya gara-gara merindukan gereja di entah berentah maka gereja yang ada pun ke LAUT aje! RELOKASI artinya elu BATALIN niat elu untuk bangun gereja di SINI nanti gua bantu DOAIN agar elu boleh MEMBANGUN gereja di tempat LAIN, dech! RELOKASI? TAK U U ye!

Hai BUNGLON GKI yang menyangka dirinya BUAYA dan ptantang-ptenteng pamer TARING namun ISI kepalanya KOSONG MELOMPONG, RELOKASI nich Ye? Ha ha ha ha ha ha … PENGETAHUAN hanya bisa didapat dari BELAJAR mustahil didapat dengan BERLAGAK berpengetahuan. Nah, bunglon-bunglon GKI yang SOK BUAYA, lupakan saja MIMPI anda untuk menjadi PAHLAWAN. Ha ha ha ha ha … Kalian memang bukan pahlawan KESIANGAN sebab kalian adalah pahlawan KEMALAMAN yang benar-benar MENGENASKAN. Ilmu seujung kuku namun lagak setinggi langit.

Berapa banyak Gereja yang TELAH TERTIPU oleh jurus RELOKASI yang digantang oleh PEMKOT dan PEMDA? Saya tidak tahu! Apakah gereja-gereja tersebut sudah punya gedung untuk ibadah alias gereja saat ini? Saya tahu, tidak punya sebab PERIZiNAN mereka dihambat dengan 1001 ALASAN. Mereka TERPAKSA melakukan ibadah di rumah-rumah jemaatnya.

PEMDA dan PEMKOT serta Pemerintah Pusat seharusnya MELAYANI rakyat dan menjadi teladan dalam MENAATI hukum dan MENEGAKKAN hukum. Bupati, Walikota, Gubernur dan Presiden seharusnya MENGAYOMI rakyat bukannya MENIPU rakyat.

GKI Yasmin DIRELOKASI? TAK U U ya!

INDONESIA BERGERAK!
Bila Rakyat BIJAKSANA mustahil PEJABAT menjadi PENJAHAT.

107 thoughts on “Bunglon GKI Mau Voting Relokasi Gereja Yasmin

  1. Mudah2an blog ini dibaca oleh Majelis Jemaat GKI Yasmin, dan menyadari kondisi yg sebenarnya, bahwa IMB gereja tsb adalah sah. Salut pak bengcu.

  2. @Patar B Hutabarat, terima kasih untuk rasa salutnya. Saya menghimbau jemaat GKI di seluruh dunia. Mereka pasti tahu siapa yang saya maksudkan dengan para BUNGLON yang menyangka dirinya BUAYA. Mungkin mereka bisa membantu saya untuk menyampaikan tulisan ini kepada bunglon-bunglon GKI tersebut juga kepada MEJELIS JEMAAT GKI BOGOR. Agar mereka tidak TERTIPU dan melakukan TINDAKAN yang akan DISESALI seumur hidupnya nanti.

    Saya juga mengajak seluruh rakyat Indonesia yang membaca tulisan saya ini untuk menyebarkannya kepada rakyat yang lainnya. Dengan demikian maka kita bisa bersama-sama BAHU MEMBAHU saling MENGAJAR dan SALiNG mendukung untuk MENEGAKKAN hukum dan kedaulatan Negara kesatuan Republik Indonesia.

  3. Hanya orang yang bertanggung jawab yang setiap berbicara memperkenalkan dirinya. Jika tidak, maka dia tidak lebih dari seorang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri; maka bagaimana mungkin bisa menghargai orang lain. Saudara bisa menghubungi saya untuk bercakap-cakap, Saya Himawan, anggota jemaat GKI Jl. Pengadilan Bogor, saya bisa membantu menyampaikan pendapat Saudara kepada Majelis Jemaat. Saya dapat dihubungi di 0857-162-10987. Tuhan memberkati kita

  4. @Himawan, hai hai memang TIDAK pernah MENGHARGAI dirinya itu sebabnya nggak ada orang yang mencoba untuk MEMBELINya. ha ha ha ha …. Emangnya BARANG di mall, pakai DIHARGAI SEGALA? HA ha ha ha ha …

    Bila anda memang MAU, tolong PRINT saja blog saya ini dan sampaikan kepada MAJELIS JEMAAT anda. Bila ada hal yang KuraNG jelas, bisa menghubungi saya di BLOG ini lewat komentar atau di FACE BOOK. Hampir setiap hari saya pasti ONLINE. Atau silahkan EMAiL saya. bila anda mau bercakap-cakap dengan hai hai, temui saja saya di depan Istana hari minggu, dua minggu yang akan datang. Jam 13.00 – 15.00. untuk informasi lebih detail, silahkan tanya teman-teman dari GKI Yasmin, tentang KEBAKTIAN AKSI DAMAI BAGI BANGSA di depan Istana.

  5. INDONESIA BERGERAK!
    Jika petinggi daerah saja sudah tidak menaati hukum, begitu pula rakyatnya.

    jadi teringat sepenggal lirik lagu Sujiwo Tejo yang berjudul “Jodoh” nih, demikian bunyinya ;
    “pemimpin di nusantara, cerminan rakyatnya..bodohnya, pintarnya..Jodoh rakyatnya”
    “pernah ketika kungotot dan ngos-ngosan, coba kalau kaca kita putar saja..rakyat malah cuma jadi cermin, nyontoh pola pemimpin”

    Pemimpin pusat kita sedang terdiam, jika rakyat bergerak..pasti Pemimpin bergerak!

    INDONESIA BERGERAK!

  6. @Sando, lihat saja di jalanan. masing-masing orang mau menang sendiri. lihat saja komentar para olahragawan kita saat kalah. kebanyakan mencari ALASAN namun JARANG sekali yang mengakui KEHEBATAN lawannya. Lihat saja para penonton SEPAK BOLA. Mereka HANYA penonton namun apa yang terjadi ketika kesebelasan pujaannya KALAH? Mereka mengamuk. Itulah BANGSA Indonesia. Dari sabang Sampai Merauke. MERDEKA atau MATI BERUBAH menjadi GUA MENANG atau ELU MATI! Ha ha ha ha … Saya ingat yang dikatakan oleh MASTER GALIH, seorang seniman, seorang GURU, menurutnya teriakan MERDEKA sudah tidak COCOK lagi bagi bangsa Indonesia sebab Kita SUDAH puluhan tahun MERDEKA. Itu sebabnya, menurutnya, teriakan MERDEKA harus diganti menjadi MERDESA. Dengan demikianlah bangsa Ini akan ingat bahwa kita semua adalah orang-orang DESA.

    Bagaimana dengan para PENGUASA negeri ini? Sama seperti kebanyakan RAKYATNya mereka juga hidup dengan SEMBOYAN,”GuA menang atau ELU MATI!” Anda lihat yang dilakukan oleh Walikota Bogor bukan? Baginya, PEMERINTAH tidak BOLEh kalah menghadapi RAKYAT. PENGuaSA tidak boleh KALAh menghadapi rakyat JELATA. itu sebabnya ALIH-ALIH mencari CARA untuk menyelesaikan masalah dia pun MENCLA MENCLE mencari CELAH agar bisa MEMANG.

    BAgaimana dengan pemerintah pusat? BAgi pemerintah pusat, masalahh GKI Yasmin adalah maslaha KECIL. untuk apa buang-buang WAKTU untuk mengurusi masalah remeh temeh demikian?

    Baik PEMKOT Bogor dalam hal ini diwakili oleh Walikota bogor dan DPRD Bogor maupun Pemerintah pusat dalam hal ini presiden dan DPR, sama-sama TIDAK punya ITiKAD baik. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, menurut saya PerilAKu pemerintah saat ini PERSIS perilaku PENJAJAH Belanda. SAMA-SAMa menggunakan JURUS DEVIDE ET IMPERA alias PILITIK PECAH BELAH. RAKYAT dipecah belar agar mereka bisa BERKUASA dan MELAKUKAN kehendaknya sendiri.

  7. Pak HImawan
    saya pikir komentar blogger ini tidak perlu ditanggapi serius, biarkan sj orang berkata apa saja ttg gereja kita krn mereka hanya mendengar dan melihat secara sepihak permasalahan ini dan tidak perlu disebarluaskan ttg sikap Sinode dsb. Kalau sy cermati issue Yasmin ini sudah begitu meluas jd sangat berpotensi thd mereka yg dari aliran manapun termasuk komunisme menyusup dan membingungkan krn cuma tau persoalan se-potong2 lalu membuat tulisan dg komentar yg lucu2 spt blog ini contohnya. Bisa juga ada org yg memang haus popularitas (selama ini kurang populer) berusaha memberikan komentar kontroversial spy menjadi sorotan kita semua. Analisa lainnya adalah waspadai oknum Pemerintah yg berusaha kuat memecah belah dg mmg punya agenda mengurangi golongan minoritas. Nah, ujung2nya semua ini adalah DUIT, DUIT dan DUIT… tidak ada kemurnian lagi dalam memberitakan Kabar Baik di muka bumi ini. Untuk Hai-Hai kalau Anda butuh dana tolong cantumkan nomor rekening Anda juga siapa tau tulisan ini menggerakkan hati donatur tertentu. Thanks

  8. he..he..untuk itulah pemerintah pusat dan pemda digaji, untuk memeras rakyat terutama minoritas,. Di negeri ini sudah tidak ada pemerintah, yang ada preman berkerah.ha..ha..ha.ha… Jika rakyat bijaksana, tidak mungkin ada pemerintah yang lalim, rakyat untuk makan saja sudah susah apalagi mau jadi bijaksana? ha..ha..ha…

    Pemerintah itu preman, oleh karena itu takutnya juga sama preman (yang menyamar dengan identitas tertentu, mungkin lebih tinggi pangkatnya dari pemerintah) Lihat saja kasus Lady Gaga..sudah jelas terlihat.. benar negara ini hukum, tapi hukum rimba.

    Pemerintah pusat, mana peduli kawan? Maunya mereka, partainya kenyang dengan uang-uang yang tidak jelas, namun jelas-jelas uang rakyat? Apakah 50 tahun dari sekarang negaramu ini eh negaraku juga masih akan ada di muka dunia ini? atau mungkin nasib Uni Soviet akan terulang? Apakah sekarang kehidupan berbangsa saat ini hanya ilusi belaka? padahal yang ada hanya pemerintahan “swasta”? Atau apakah kejadian 14 tahun yang lalu masih mesti terulang lagi? tidak ada yang tahu…

    Mungkin saja dalam 50 tahun ke depan, sudah tidak ada lagi negeri yang seperti kita lihat saat ini, tiap-tiap pulaunya sudah dijual untuk melunasi hutang ataupun melepaskan diri. Sekali lagi, siapa tahu…

  9. @Hamba Tuhan, tidak tahukah anda bahwa haihai bengcu popular sekali? Minimal jauh lebih populer dari anda. Ha ha ha ha ….. MELIHAT dan MENDENGAR sepihak. Itu berarti anda adalah PIHAK yang lainnya buKAN? bukankah anda BERKEWAJIBAN untuk MEMBERI informasi yang BENAR? apabila yang ditulisa hai hai ngaco belo, bukankah anda BERKEWAJIBAN untuk menunjukkan KESALAHANNYA dan MEMBERI Informasi yang BENAR? Namun apa yang anda lakukan kisanak? Ha ha ha ha …. Anda MEMAKAI nama HAMBA TUHAN untuk MENIBULKAN KESAN bahwa anda seroang PENDETA lalu MENGHASUT orang-orang untuk MEMBENCI hai hai dengan BERBAGAI PRASANGKA? ha ha ha ha ha ……. Kisanak, anda PIHAK satunya lagi bukan? Itu berarti anda bisa jadi adalah Majelis Jemaat GKI. Atau anda adalah salah satu BUNGLON yang menyangka dirinya BuAYA? JENGGER yang menyangka dirinya BERKUASA atas tubuh AYAM JAGO. Atau JEMAAT yang termahakn HASUTAN bunglon berlagak BUAya? Ha ha ha ha jawab pertanyaan saya dengan JUJUR, kisanak:

    Benarkah Bunglon berlagak BUAYA menghasut Majelis JEMAAT untuk menerima RELOKASI?

    GKI punya TATA GEREJA. Atas DASAR apa bunglon berlagak BUAYA melarang KEBAKTIAN AKSI DAMAI BAGI BANGSA atau KEBAKTIAN MENGGUGAH NEGERI di depan Istana? apakah tindakan demikian melanggar TATA GEREJA? Tata gereja mana yang DILANGGAR? Anda TAHU apa tujuan KEBAKTIAN AKSI DAMAI BAGI BANGSA di DEPAN ISTANA? Anda TAHU apa dampaknya bagi NEGERI ini? Kisanak, hai hai orang GKI namun bukan orang GKI Yasmin. Tujuan KEBAKTIAN Aksi DAMAI BAGI BANGSA adalah MENGGUGAH seluruh RAKyAT Indonesia agar memiliki KESADARAN BERBANGSA dan BERNEGARA serta BERHuKuM dan MENEGAKKAN HUKUM. MENGGUGAH seluruh PERANGKAT PEMERINTAH Republik Indonesia KEMBALI ke JALAN yang BENAR yaitu MENEGAKKAN HUKUM dan MENJADI TELADAN bagi RAKYAT untuk MENAATI HUKUM. Dan ketahuilah, saya sudah mempelajari TATA GEREJA dengan BAIK dan MEnJAMIN tidak ADA satu pun PASAL maupun AYAT, KALIMAT maupun FRASA dan KATA di dalam TAGER yang DILANGGAR oleh GKI Yasmin ketika melakukan KEBAKTIAN AKSI DAMAI BAGI BANGSA. Saya MENJAMIN bahwa KEGIATANbukan saja TIDAK melanggar namun JUgA DIDUKuNG oleh TAGER GKI.

    Sayang sekali, orang-orang seperti anda SUDAH terlalu LAMA hidup dalam KEPOMPONG itu sebabnya SUDAH lupa SEJARAH GKI. Itu sebabnya SUDAH lupa apa itu BERBANGSA dan BERNEGARA. Apa itu KESADARAN hukum dan MENEGAKKAN hukum. Kisanak, ketahuilah. KITA harus melakukannya SEKARANG demi anak CUCU di kemudian hari!

    Kisanak, saya menulis blog ini untuk memberi TAHU para bunglon berlagak BUAYA itu tentang RELOKASI. Sekaligus juga memberi tahu jemaat apa itu RELOKASI. Juga memberitahu seluruh bangsa Indonesia apa itu RELOKASI yang diagul-agulkan oleh Walikota Bogor dan dipuja-puja oleh JENGGER yang SOK jadi kepala. Ha ha ha ha …. kisanak, JUJUR sajalah, pernahkah ANDA memahami apa itu RELOKASI sebelum MEMBACA blog saya ini? Ha ha ha ha ….. Habat ya, hai hai yang mau MENGHANCURKAN GKI mengajarkan dengan GAMBLANG apa itu RELOKASI sebenarnya? ha ha ha ha ….

    INDONESIA BERGERAK
    Bila Rakyat BIJAKSANA mustahil PEJABAT jadi PENJAHAT.

  10. @ABCDE, bila RAKyaT tidak BERTINDAK saling bahu membahu untuk MEMBANGUN NEGERI dan HIDUP dengan KESADARAN hukum dan BERBANGSA serta GIAT menegakkan HUKUM. Maka bila pun GAGAL, kita bisa menatap GENERASI selanjutnya dengan DADA membusung meski KEPALA terntunduk sambil berkata, “KAMI sudah BERUSAHA nak, Meskipun BELUM berhasil namun kami SUDAH BERJUANG. Terimalah TONGKAT estafet ini dan LANJUTKAN PERJUANGAN negeri ini!

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.