Doktrin Diofisitisme alias Satu Pribadi Dua Hakekat mengajarkan bahwa Yesus adalah anak JASMANI Maria karena berasal dari benih Maria. Apabila Yesus Kristus adalah anak jasmani Maria, Dia pasti punya NAFSU birahi. Karena punya nafsu birahi Dia pasti mengalami mimpi basah. Karena punya nafsu birahi lalu wanita seperti apakah yang membuat-Nya birahi? Yesus adalah Pencipta. Karena Yesus adalah PENCIPTA itu berarti semua kehendak-Nya pasti menjadi kenyataan. Ketika Yesus melihat seorang wanita yang membangkitkan birahi-Nya, bukankah keinginan-Nya pasti jadi? Apakah Tuhan Yesus Punya Nafsu Birahi?
Yesus HARUS Punya NAFSU Birahi
Apabila Yesus Kristus memiliki dua hakekat, maka Dia PASTI memiliki NAFSU birahi karena semua lelaki normal punya NAFSU birahi. Karena memiliki nafsu birahi Yesus pasti mengalami mimpi basah. Karena punya nafsu birahi lalu wanita seperti apakah yang membuat Tuhan Yesus birahi? Yesus adalah Pencipta. Sang Pencipta birahi kepada ciptaan-Nya? Benar-benar mengenaskan! Karena Yesus adalah Pencipta itu berarti semua kehendak-Nya pasti menjadi kenyataan. Ketika Yesus melihat seorang wanita yang membangkitkan birahi-Nya, bukankah keinginan-Nya pasti jadi?
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Matius 5:27-28
Sebagian teolog mengajarkan bahwa Yesus, walaupun manusia sejati namun TIDAK punya nafsu birahi. Nafsu birahi tidak ada pada HAKEKAT namun ada pada PRIBADI manusia. Karena pribadi ilahi-Nya memenuhi atau membentuk atau memberi karakter pada hakekat manusia-Nya sebelum hakekat manusia-Nya menjadi pribadi itu sebabnya Yesus tidak punya NAFSU Birahi. Dari mana para teolog itu mengambil kesimpulan demikian? Mereka mengambil kesimpulan demikian karena pengetahuan bahwa bayi tidak birahi. Selanjutnya mereka menggunakan Matius 5:27-28 untuk mendukung ajarannya.
Birahi dan keinginan untuk melampiaskan birahi adalah dua hal yang berbeda. Lelaki tidak birahi kepada semua wanita yang dilihatnya. Lelaki HANYA birahi kepada wanita tertentu namun tidak birahi kepada wanita lainnya. Nafsu birahi bisa dipicu kemudian dipacu secara sadar namun nafsu birahi alamiah muncul begitu saja ketika seorang lelaki melihat wanita tertentu.
Bayi memang tidak birahi namun itu bukan berarti bayi tidak punya nafsu birahi karena penelitian menunjukkan bahwa bayi lelaki akan ereksi atau mengeras penisnya ketika disentuh. Nafsu birahi bukan sesuatu yang dipelajari namun sudah ada di dalam hekekat manusia. Itu sebabnya tidak ada orang tua yang mengajari anaknya untuk birahi. Yang ada adalah orang tua yang mengajari anaknya untuk mengendalikan nafsu birahinya. Birahi muncul begitu saja karena birahi adalah salah satu naluri manusia, naluri beranakcucu. Matius 5:27-28 sama sekali tidak berbicara tentang NAFSU birahi namun tentang keinginan seorang lelaki untuk memuaskan nafsu birahinya pada perempuan yang ditemuinya.
Sebagian Teolog mengajarkan bahwa Yesus tidak memiliki NAFSU birahi karena Dia tidak mewarisi dosa asal. Apabila ajaran demikian benar, itu berarti nafsu birahi adalah dosa. Apabila nafsu birahi adalah dosa, itu berarti setiap manusia yang memuaskan nafsu birahinya walaupun dengan istrinya sendiri sedang berbuat dosa. Itu berarti beranakcucu sama dengan berbuat dosa. Itu berarti amanat untuk beranak cucu adalah amanat untuk berbuat dosa.
Sebagian Teolog mengajarkan bahwa Yesus memiliki NAFSU birahi namun nafsu birahi-Nya tidak berkembang karena Pribadi Ilahi-Nya menguasai hakekat manusia-Nya yang bernafsu birahi. Apabila ajaran demikian benar, Apabila Pribadi Ilahi Yesus menyebabkan nafsu birahi Yesus tidak berkembang, bukankah seharusnya juga menyebabkan sifat-sifat hakekat manusia-Nya yang lain juga tidak berkembang? Bila demikian, kenapa Teologi Reformed mengajarkan bahwa baik hakekat manusia maupun hakekat Ilahi Yesus tetap mempertahankan sifat-sifatnya masing-masing dan sifat-sifat itu berkembang sesuai dengan kodratnya? Bukankah itu berarti teolog reformed menyangkal ajarannya sendiri? Kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati. Karena sifat-sifat kedua hakekat Yesus tetap dipertahankan dan berkembang sesuai dengan kodratnya, itu berarti Nafsu birahi Yesus juga berkembang sesuai kodratnya.
Teolog Reformed yang lain mengajarkan bahwa Yesus punya Nafsu birahi dan nafsu birahi bukan dosa. Seorang teman bertanya, apa masalah anda bila Yesus punya nafsu birahi? Handai taulan sekalian, saya tidak punya masalah selain ngakak terbahak-bahak ketika membayangkan Yesus mimpi basah sehingga harus ke sungai malam-malam untuk mentahirkan diri dan birahi kepada wanita yang ditemui-Nya serta menduga-duga wanita seperti apakah yang membuat Yesus birahi? Benar-benar LUCU! Yesus pasti ngaceng dan kelimpungan ketika dia diminyaki dengan minyak Narwastu dan dicumbui oleh wanita cantik itu.
Pada hekekatnya, masalahnya bukan Yesus punya atau tidak punya NAFSU birahi namun apakah Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah anak jasmani bunda Maria? Masalahnya adalah apakah Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan Yesus punya dua hakekat? Namun, apabila meyakini Yesus PUNYA dua hakekat itu berarti anda HARUS meyakini bahwa Yesus Kristus punya NAFSU birahi. Karena punya nafsu birahi itu berarti Yesus akan mimpi basah secara teratur karena itulah cara hakekat manusia memuncratkan air mani tanpa masturbasi atau hubungan sex.
Yesus Harus Beranak Cucu
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Kejadian 1:28
Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Yohanes 6:38
Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Yohanes 17:4
Apabila Yesus Kristus memiliki dua hakekat, maka hakekat manusia-Nya harus BERANAK CUCU untuk menggenapi Firman Allah di dalam Kejadian 1:28. Apabila hakekat manusia Yesus tidak beranak cucu itu berarti Dia MEMBUAL ketika berkata-kata di Yohanes 6:38 dan Yohanes 17:4, sebab Dia sama sekali TIDAK menggenapi kehendak Allah agar manusia beranak cucu.
Sebagian teolog mengajarkan bahwa tidak semua lelaki beranakcucu itu sebabnya Yesus Kristus juga tidak WAJIB beranakcucu. Apabila Yesus memiliki hakekat manusia namun tidak menggenapi mandat beranak cucu, itu berarti Dia membual ketika berkata, “Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.”
Handai taulan sekalian, apabila anda meyakini Yesus PUNYA dua hakekat maka selain HARUS meyakini Yesus memiliki NAFSU birahi anda juga harus meyakini bahwa Yesus TELAH beranakcucu sebab Dia mengaku telah menggenapi semua kehendak BAPA-Nya termasuk di dalamnya kehendak Allah agar manusia beranak cucu..
Yesus Kristus Tidak Punya Nafsu Birahi
Kejadian 1:28, mandat beranak cucu diberikan kepada Adam dan seluruh keturunannya. Apabila meyakini Yesus adalah satu pribadi dengan dua hakekat dan hakekat manusianya di dapat dari Maria, itu berarti anda harus meyakini bahwa Yesus adalah keturunan Adam dan mengemban amanat untuk beranak cucu.
Yesus adalah YHWH alias Logos yang MENJADI manusia. Dia tidak berasal dari benih Maria. Dia bukan keturunan Adam yang ke 74. Dia bukan Satu Pribadi Dua Hakekat. Alkitab mengajarkan tentang keberadaan empat jenis manusia yaitu:
1. Manusia yang diciptakan dari YHWH dan dilahirkan oleh wanita = Yesus
2. Manusia yang diciptakan dari debu tanah = Adam
3. Manusia yang diciptakan dari Adam = Hawa
4. Manusia yang diciptakan dari benih manusia dan dilahirkan oleh wanita = keturunan Adam dan Hawa
Yesus bukan Adam juga bukan keturunan Adam itu sebabnya Dia tidak mengemban amanat untuk beranak cucu. Karena tidak mengemban amanat untuk beranak cucu, itu sebabnya Yesus walaupun manusia namun dia bukan manusia dari JENIS yang sama seperti kita. Itu sebabnya Dia tidak memiliki nafsu birahi.
Alkitab mengajarkan bahwa manusia adalah GAMBAR RUPA Allah. Yesus Kristus adalah Pencipta dalam WUJUD manusia. Manusia adalah GAMBAR RUPA Yesus Kristus. Itulah sebabnya Yesus Kristus seperti manusia, karena manusia adalah gambar-Nya. Walaupun dalam WUJUD manusia namun Yesus adalah Pencipta sejati dengan satu hakekat yaitu hakekat Sang Pencipta sejati. Walaupun dalam wujud manusia namun baik TUBUH maupun Jiwa Yesus tidak berasal dari dunia, tidak berasal dari Maria, tidak berasal dari Adam, tidak berasal dari manusia. Tubuh dan jiwa Yesus berasal dari Sang Pencipta berasal dari Logos, berasal dari YHWH Elohim, berasal dari YHWH. Yesus memang manusia namun Dia adalah MANUSIA ILAHI artinya, manusia yang DICIPTAKAN (yatsar) dari Sang Pencipta.
MANDAT beranak cucu diberikan kepada GAMBAR RUPA Allah (manusia) namun tidak diberikan kepada MANUSIA ILAHI, kepada ANAK MANUSIA. Itu sebabnya Yesus tidak mengemban mandat untuk beranakcucu. Karena tidak mengemban mandat untuk beranakcucu maka Yesus tidak punya NAFSU birahi karena NAFSU birahi adalah WUJUD mandat beranak cucu di dalam manusia. NAFSU birahi adalah MANDAT beranak cucu yang TERTANAM di dalam hakekat manusia, itu sebabnya setiap lelaki normal memilikinya.
NB.
Ini adalah blog ke 6 dari blog “Bengcu Menggungat Satu Pribadi Dua Hakekat” Untuk membaca blog lainnya, silahkan klik di bawah ini:
Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.
@septian meru, jadi gimana kisanak? Masih percaya TABUT TUHAN sudah ditemukan? ha ha ha ha … Percaya keberadaan KROMOSOM roh kudus? ha ha ha ha …. Kalau diskusi dengan orang yang berpengetahuan saya ilmiah. kalau diskusi dengan orang yang kepalanya kosong seperti anda gimana mau logis? ha ha ha ha ..
Om,dari awal kita berdiskusi,sebenarnya inti pembicaraan kita,itu mengenai apa ya?kok malah diskusinya menjadi tidak terfokus dan teralur!!!
malah diperparah dengan kata-kata hinaan dan provokatif seperti yang anda gunakan pada koment2 Anda dalam menyikapi sudut pandang saya terhadap gagasan awal mengenai “Satu pribadi dua hakikat” seperti yang anda tulis di blog ini..
Jujur,Saya tersinggung dan tidak suka dengan cara Anda menyikapi pendapat orang lain.Cara anda meresponi pendapat orang lain yang berbeda sudut pandang dengan Anda adalah tidak Dewasa dan tidak mencerminkan adanya semangat untuk “saling membangun”.
Ingat Bung,kita ini jenisnya sama….yaitu sama2 Manusia.Maka Selayaknya sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menghargai dan mengasihi dalam apapun kondisinya.Apalagi bila kita mengaku sebagai mahkluk yang berIman kepada TUHAN.
Karena adalah lucu apabila kita mengaku sebagai mahkluk berTuhan namun kita masih menghina dan melecehkan sesama kita Manusisa.
Selanjutnya untuk menanggapi mengenai sudut pandang keilmiahan kemanusiaan Yesus,awalnya saya hanya merujuk dari dasar penelitian Ron Wyat.Jadi batasan-nya adalah jelas,yaitu diawali dari anggapan saya untuk membenarkan klaim2nya.Karena pada saat itu dan pada saat ini,saya belum menemukan sanggahan valid dan ilmiah dari pihak yang berwenang untuk menghakimi Pengeklaiman Mr.Ron Wyat
dan lagi saya tambahkan,keilmiahan itu memerlukan perangkat logika….maka apabila benar keanomalian 24 kromosom itu adalah benar terjadi dalam fakta fenomologis,itu bukan berarti kejadian tersebut tidak logis..lalu ketidak logisan di zaman sekarang,itu bukan berarti ketidaklogisan di masa depan.KARENA SEJATINYA KELOGISAN akan SUATU HAL ditentukan oleh PERANGKAT LOGIKA yang mendukung.
Lalu apabila PERANGKAT LOGIKA yang ada di zaman ini belum ditemukan, sehingga belum mampu menjelaskan mekanisme kelogisan suatu fenomena,apakah itu artinya KEJADIAN FENOMOLOGIS di zaman ini akan BERNILAI SALAH?belum tentu kan?karena sifat ilmu itu adalah dinamis.
selama suatu ilmu belum ditemukan sanggahanya,maka ilmu itu akan dianggap benar hingga nanti pada akhirnya akan disalahkan apabila sudah ada sanggahan yang ilmiah untuk mematahkan teori lama.
sebagai catatan,sudah banyak data ilmiah milik para penemu dan ilmuan zaman dulu yang dianggap salah pada zamannya.akhirnya dibenarkan keilmiahannya oleh generasi setelah dia,yaitu karena generasi setelah dia mampu menemukan perangkat logika yang berkorelasi langsung antara data ilmiah milik ilmuwan itu dengan fakta alam(fakta fenomenologis).
sebagai contoh ketika GALILEO GALILEI dengan fakta ilmiahnya dianggap sesat oleh MAINSTREAM saat itu yang diwakili oleh Gereja Khatolik, namun toh akhirnya teorinya dibenarkan oleh generasi selanjutnya
kalau mengenai keotentikan serta klaim2 RON WYAT(TABUT dan KROMOSOM),ANDA dan SAYA tidak berkapabel untuk menghakiminya karena Dasar Anda dalam menolak keotentikan karyanya belum disertakan rujukan yang VALID dan ilmiah .
maksud awal saya berkoment dalam ide gagasan Anda adalah untuk bertukar pikiran tanpa ada NIAT untuk melukai siapapun…karena dari awal saya bersikap menghormati Anda dan keimanan Anda akan Yesus.
Jadi,akhirnya ditemukan bahwa Anda malah menghina dan melecehkan pihak lain,maka dapat disimpulkan bahwa Anda tidak mempunyai respek untuk saling mencerdaskan dan mendewasakan.
Ingat Bung,Hujat dan pelecehan terhadap orang lain adalah perbuatan yang tidak mencerminkan kasih.
Bung,sebenarnya saya mengerti maksud Bung Beng Cu….hanya saja saya belum mau menanggapi.karena bahasan awal antara saya dan bung bengcu belum berakhir.maka saya memutuskan untuk tidak meladeni “JURUS PENGALIHAN PERHATIAN” milik bung Bengcu.
OK,sekarang saya akan tangapi maksud ANDA bung DIDI.
mengenai Dosa TURUNAN,dalam definisi kami kaum kristiani,Dosa turunan tidak bisa dianalogikan dengan menggunakan penganalogian seperti yang anda gunakan dan yang bung Bengcu gunakan.
sebab sejatinya,kita hidup di zaman sekarang ini adalah hidup dalam sekenario B milik Tuhan.
yaitu hidup dalam pengaruh dosa.Jadi,setelah ADAM dan HAWA melanggar perintah TUHAN untuk tidak memakan BUAH pengetahuan,maka hakekatnya kita semua manusia yang merupakan anak turun dari ADAM dan HAWA adalah mewarisi potensi dosa.
dan apabila manusia tidak dilahirkan baru,yaitu dilahirkan dalam roh maka manusia tidak akan mengerti dan memahami akan kasih.
karena kasih adalah tidak mementingkan diri sendiri di atas kepentingan orang lain.dan dosa adalah konsep anti kasih.
coba pikir,darimana lahirnya permusuhan di dunia ini?dari adanya kepentingan untuk memposisikan diri di atas orang lain,bukan?
-INI untuk BUNG BENGCU-
oya BUNG,kalau memahami ALKITAB mintalah ROHKUDUS untuk membimbing anda,dan bukan bersandar akan pengertian diri sendiiri
@septian meru, hanya orang HINA yang merasa terhina. Coba anda MENGHINA orang Batak dengan kalimat, “CINA LU!” dia mustahil terhina. Hanya orang Cina yang akan terhina dengan kalimat tsb. Coba anda hina orang kaya dengan kalimat, “GEMBEL LU!” dia nggak mungkin terhina. Hanya orang MISKiN yang terhina diteriaki GEMBEL. Coba anda teriaki orang Genius, “TOLOL LU!” dia nggak kan marah. Hanya orang-orang TOLOL yang terhina diteriaki TOLOL.
Di samping itu, saya sama sekali TIDAK sedang menghina anda namun MEMBERITAHU anda FAKTA tentang diri anda yaitu DUNGU! Itu sebabnya saya memberi ALASAN BERLIMPAH agar anda BISA melihat KEDUNGUAN anda.
RUJUKAN VALID? Anda minta RUJUKAN VALID? Itulah BUKTI KEDUNGUAN anda. Bila anda memang TIDAK DUNGU dan TAHU apa itu RUJUKAN VALID? seharusnya anda mina kepada Ron Wyaat. MINTALAH RUJUKAN bahwa KERJA SAMA dirinya dengan Pemerintah Israel memang BENAR ada. RUJUKAN VALID? bukankah saya sudah TUNJUKAN kepada anda RUJUKAN yang memberitahu anda BAHWA Ron Wyatt DituLIS oleh Ron Wyatt bukan ARCHEOLOGY namun Pseudoarchaeology = Arkeologi TEPU-TEPU. Hanya orang-orang DUNGU seperti anda dan Dede Wijaya yang mempercayai ARKEOLOGI tepu-tepu sebagai ARKEOLOGI.
Anda cukup bijaksana untuk MINTA RUJUKAN VALID dan saya bukan saja memberi anda RUJUKAN VALID tentang Ron Wyatt juga mengajari anda untuk BIJAKSANA. Bila anda TIDAK TOLOL maka anda pasti TAHU bahwa Ron Wyatt BUKAN ahli DNA itu sebabnya bila tidak MEMBUAL dia seharusnya MEMBAWA darah yang dia temukan ke LAB DNA untuk diperiksa.Bila LAB tersebut memang lam DNA SEJATI dan menemukan keberadaan DNA Roh Kudus, mereka PASTI sudah memberitahu DUNIA tentang KEBERADAAN DNA Roh Kudus di dunia ini.Namun hal tersebut SAMA sekali TIDAK terjadi dan si GILA Ron sama sekali TIDAK menyebutkan LAB DNA mana yang dia gunakan serta MENUNJUKKAN DOKUMEN pemeriksaannya.
Menghormati anda? Saya menghormati anda. Itu sebabnya TIDAK memaksa anda untuk TIDAK DUNGU! KArena menghormati anda dan BERITIKAD baiklah maka saya MENGUNGKAPKAN FAKTA tentang diri anda apa adanya.
Jadi, kawan, sasya beritahu sekali lagi ya. Si ron MENGAKU menemukan DAUN dan ranting serta KULIT BUSUK di dalam RUANGAN di mana dia menemukan BERKAS darah Yesus. Apabila DAUN dan RANTING serta kulit yang lebih TAHAN dari DARAH bisa BUSUK, kenapa DARAHNYA tidak BUSUK ya? ha ha ha ha …. Anda pasti akan jawab TIDAK ada yang MUSTAHIL bagi Allah, bukan? Ha ha ha ha … NAh, dari mana si Ron tahu bahwa darah itu adalah darah Yesus? Yang disalib di bukit itu BUKAN Yesus saja bukan? Bisa jadi itu adalah darah si PAIJO yang lagi jalan jalan ke Isral lalu jatuh NYUNGSEP dan kepalanya BOCOR bukan? ha ha ha ha ha ….. Makanya DARAHNYA masih SEGAR dan nggak BUSUK.
Kenapa anda TIDAK menunjukkan RUJUKAN VALID yang MENENTANG ajaran hai hai bahwa TABUT TUHAN ada di Kali JODOH, karena ketika membawah ke SEmarang, Laksamana Cengho kena BADAI di BANDAR JAKARTA? Ha ha ha ha …. SEperti Galileo, siapa tahu yang diajarkan hai hai itu SUATU saat kelak terbukti adalah KEBENARAN bukan? ha ha ha ha ha ….. ilmu itu DINAMIS lho mas. ha ha ha ha …
Anda tersinggung? ha ha ha …. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, saya TIDAK PEDULI mas.
Om,Kasih itu lemah lembut 🙂
@septian meru, orang yang KUKASIHI kuegor dan kuhajar karena itu SERAHKANLAH hatimu dan BERTOBATLAH!
nulisnya yang bener,Bung.
🙂
Bung,janganlah memelintir FIRMAN TUHAN.dan memakainya untuk tujuan yang salah.
Pohon yang Baik akan menghasilkan Buah yang Baik.
@septian meru, anda BENAR. Itu sebabnya tulisan-tulisan hai hai yang baik menghasilkan buah yang baik sedangkan KOMENTAR anda yang NGACO BELO menuai EJEKAN dan HINAAN. haha ha ha … K’cian dech lu! Itu karena KEPALA anda KOSONG. Hanya bisa MENUDUH hai hai MEMELINTIR firman TUHAN namun nggak MAMPU berapologetika. Ha ha ha … K’cian dech lu. Makanya belajar Alkitab baik-baik kisanak.
KePeDe-an kowe,Mbut………..mesti kelakuanmu neng dunia nyata bertentangan dengan jiwa keIndonesian dan Kemanusiaan
seko coro ngomongmu wae koyo wong ra tau sekolahan ngono.
menuai Hinaan dan Ejekan?tidak ada yang menghina saya kecuali Anda.dan kebenaran yang Anda klaim,itu adalah kebenaran menurut perspektif Anda sendiri.
Ingat Bung,Yesus saja ketika memberitakan Kebenaran,Dia selalu di hina dan diejek oleh para IMAM di zaman itu…begitu juga ketika Dia hendak disalibkan,Dia senantiasa diremehkan
Namun ingat,Bung..ketika Dia direndahkan,Dia tidak pernah membalas dengan kasar dan melecehkan orang yg menghina Dia.
Dia justru mendoakan untuk kebaikan para penghina-Nya.
Nah Anda?Anda malah sebailiknya.lantas,bila Anda mengaku Murid Yesus,Apakah Anda sudah mempunyai karakter yang sama seperti Dia?yang mau lemah lembut dan SOPAN?
Pohon macam apa bila buahnya seperti Anda ini?
Ya udah Bung Bengcu yang “Baik Hati dan Tidak Sombong”,Semoga suatu saat saya bisa membantu Anda dalam kesusahan Anda di dunia nyata,itu harapan Saya.Sehingga Hidup Anda lebih berkualitas.
I Love U,Bung Bengcu…alias Saya Mengasihimu,Bung Bengcu.
Bertobatlah,Sodaraku yang Baik 🙂