Bagaimana cara membaptis dengan benar? Baptislah seperti Allah Bapa membaptis Yesus Kristus dan seperti Yesus Kristus membaptis manusia.
Tentang baptisannya Yohanes mengajarkan:
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Matius 3:11
Alkitab mencatat, setelah dibaptis dengan air oleh Yohanes Allah Bapa membaptis Yesus Kristus dengan Roh Kudus. Beginilah cara Allah Bapa membaptis Yesus Kristus:
Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Matius 3:16-17
Pada saat terakhir keberadaanNya di dunia, Yesus Kristus memberi perintah dan janji kepada murid-muridNya. Inilah perintah dan janjiNya:
Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya — “telah kamu dengar dari pada-Ku. Kisah Para Rasul 1:4
Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” Kisah Para Rasul 1:5
Pada hari kelima puluh setelah kebangkitanNya, Yesus Kristus memenuhi janjiNya untuk membaptis manusia dengan Roh Kudus. Inilah kisahnya:
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Kisah Para Rasul 2:1-3
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Kisah Para Rasul 2:4
Matius mencatat, sebelum naik ke surga Yesus Kristus memberi Amanat Agung kepada murid-muridNya. Inilah Amanat Agung Yesus Kristus:
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:19-20
Bagaimana cara membaptis dengan benar? Baptislah seperti Allah Bapa membaptis Yesus Kristus dan seperti Yesus Kristus membaptis manusia. Kenapa orang Kristen membaptis dengan air? Karena inilah yang diajarkan oleh Alkitab.
Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Yohanes 3:3
Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Yohanes 3:4
Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yohanes 3:5
Air adalah SIMBOL dari Roh Kudus. Itulah sebabnya orang Kristen membaptis dengan air.
Membaptis adalah Amanat Agung Tuhan Yesus. Bagaimana cara membaptis yang benar? Pada saat ini, sebagian orang Kristen membaptis dengan MENCELUP atau MENENGGELAMKAN orang yang dibaptis. Sebagian orang Kristen membaptis dengan MENCURAHKAN atau MENYIRAMKAN air ke kepala orang yang dibaptis. Orang-orang yang membaptis dengan MENCELUP atau MENENGGELAMKAN mengaku bahwa cara mereka adalah cara yang benar. Menurut mereka Yohanes pembaptis melakukannya demikian, Yesus Kristus dibaptis dengan cara demikian dan para rasul membaptis dengan cara demikian itu sebabnya orang Kristen dari generasi ke generasi harus melakukan hal yang sama. Dengan penuh keyakinan mereka MENUDUH orang Kristen yang melakukan baptis SIRAM telah TERSESAT. Mereka membaptis ulang orang-orang yang telah dibaptis SIRAM.
Orang-orang Kristen yang melakukan baptis SIRAM tetap melakukannya dengan penuh keyakinan bahwa itulah cara baptis yang benar, itulah yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis, itulah cara Yesus Kristus dibaptis, itulah cara para rasul membaptis karena itulah cara Allah Bapa membaptis Yesus Kristus dengan Roh Kudus dan itulah cara Yesus Kristus membaptis manusia dengan Roh Kudus. Namun mereka memaklumi kebebalan orang-orang Kristen yang melakukan Baptis CELUP atau baptis SELAM. Itu sebabnya, mereka tidak membaptis ulang orang-orang Kristen yang telah dibaptis selam.
Ketika Allah Bapa membaptis Yesus Kristus, Dia MENCURAHKAN Roh Kudus ke atas Yesus Kristus. Ketika Yesus Kristus membaptis manusia, Dia MENCURAHKAN Roh Kudus ke atas manusia. Ketika orang Kristen membaptis dengan air, mereka MENCURAHKAN air ke atas orang yang dibaptis. Apabila anda MENUDUH cara membaptis demikian tidak Alkitabiah, bukankah itu berarti Allah Bapa dan Yesus Kritus yang harus bertobat duluan? Apabila baptis demikian harus diulang, bukankah Allah Bapa harus membaptis ulang Yesus Kristus dan Yesus Kristus harus membaptis ulang manusia?
thx ko,
sangat menguatkan…
@ko bengcu saya telah di baptis secara siram waktu kecil (di Manado GMIM), sekarang saya sedang mempelajari mengenai denominasi GMHAK, terus klau saya ke gereja hari sabtu tapi saya lebih fokus kepada hubungan saya dengan Allah dibandingkan aturan2 denominasi, dan saya tidak mau di baptis lagi, apakah saya salah? ataukah saya HARUS memilih salah satu denominasi saja? sementara kita tau denominasi tidak menjamin kita ke surga kan?
@“Ebet”, BAPTIS adalah TANDA seseorang DITERIMA menjadi orang Kristen. SIDHI adalah TANDA pengakuan seseorang bahwa dirinya adalah orang Kristen. SEMUA itu hanya MASALAH ADMINISTRASI menjadi Kristen belaka.
Bang.. aku nanya dong, yang membabtis Yohanes Pembabtis siapa ya? Thanx
klo yg membaptis pendetanya ga bener, gmna itu pak?
Seperti Allah membaptis maksudnya caranya atau “allahnya”?
pertanyaan ison masuk akal juga nih. mau dibaptis pendeta gak bener gpp. yang penting kita nya bener. agama kok dipersulit sih.
4CK: trus untuk apa dong di baptis? Simbolis? Formalitas kah? Seolah2 siapa aja boleh membaptis githu yg penting ada embel2 S.Th-nya? Jadi ritual doang dong? Ho ho ho ho..
Pak hai hai tolong dong jelaskan esensi kebenaran mengenai baptisan? Caranya ato “allahnya”..?
mohon dikoreksi kalo pemahaman saya belum lengkap.
Thx.
@ison, Yohanes pembaptis TIDAK dibaptis. Dialah yang pertama kali MEMBAPTIS dan MENGAJARKAN tentang BAPTISAN.
@jesse, Jemaat SEPAKAT untuk memberi KuaSA kepada pendeta untuk melakukan PEMBAPTISAN. Itu sebabnya meskipun pendetanya NGACO belo, namun BAPTISANNYA tetap saja DIANGGAP SH. Itu ibarat HAKIM di indonesia. Meskipun dia NGACO BELo dan MAKAN SUAP namun VONIS hukumnya TETAP diakui KUASANYA.
Thx pak..
Betul juga yah “its not what you look at the matters, its what you see” ho ho ho ho.