Tidak Ada Tabir Di Bait Suci


Keempat Injil mencatatnya. Walaupun sering ke Bait Allah (hieron) ternyata seumur hidup-Nya Yesus tidak ke Bait Suci (naos). Apa perbedaan Bait Allah dan Bait Suci? Tabir Bait Suci mustahil terbelah karena tidak ada Tabir di Bait Suci.

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan TABIR Bait Suci (naos) terbelah dua. Luk 23:44-45

Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. Ketika itu TABIR Bait Suci (naos) terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Markus 15:37-38

Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, TABIR Bait Suci (naos) terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. Matius 27:50-53

Menurut Injil, tersebut di atas adalah mukjizat-mukjizat yang terjadi begitu Yesus wafat. Di antara mukljizat-mukjizat tersebut di atas, kisah “tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah” adalah yang paling banyak dikotbahkan. Pertanyaannya adalah, “Apakah itu kisah nyata atau berita bohong?”

Kisanak, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, ternyata itu hanya berita bohong (hoax) belaka. Anda bisa mengujinya sendiri atau mengujinya bersama pendeta anda. Ayat-ayat Alkitabnya sangat tegas dan gamblang sehingga mustahil tidak dipahami kebenarannya.

Bait Suci VS Bait Allah

Link Alkitab Sabda si bawah ini menunjukkan ayat-ayat Perjanjian Baru tentang NAOS (Bait Suci). Berdasarkan ayat-ayat tersebut, dapat disimpulkan bahwa Yesus tidak pernah ke NAOS (Bait Suci).

Link di bawah ini menunjukkan ayat-ayat Perjanjian Baru tentang HIERON (Bait Allah).

Kedua ayat di bawah ini bahkan mencatat bahwa saat berumur 7 hari dan 12 tahun, Yesus ke HIERON (Bait Allah) namun tidak ke NAOS (Bait Suci).

Ia datang ke Bait Allah (hieron) oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: Lukas 2:27-28

Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah (hieron); Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. Lukas 2:46

Apa perbedaan HIERON (Bait Allah) dan NAOS (Bait Suci)? NAOS (Bait Suci) adalah segala yang ada di DALAM pagar NAOS (Bait Suci). Yang disebut HIERON (Bait Allah) adalah segala yang ada di LUAR pagar NAOS (Bait Suci).

Segala yang ada di DALAM pagar NAOS (Bait Suci) HALAL dan SUCI hukumnya, itu sebabnya disebut NAOS (Bait Suci). Orang cacat dan orang non Yahudi NAJIS hukumnya, itu sebabnya mereka tidak boleh masuk kedalam NAOS (Bait Suci).

Sementara itu, segala yang ada di LUAR pagar NAOS (Bait Suci) tidak TAHIR hukumnya. Makanya kisah Yesus menyucikan HIERON (Bait Allah) dianggap lelucon oleh bangsa Yahudi. Ha ha ha …

Kisanak, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, ini ajaran baru namun kebenaran yang tercatat di dalam Perjanjian Baru yang tidak pernah diajarkan sebelumnya.

Tabir Kemah Suci

Dalam perjalanan keluar dari Mesir ke Kanaan, Musa mendirikan Kemah Pertemuan (‘ohel mow`ed) di luar perkemahan bagi mereka yang mencari TUHAN (Keluaran 33:7).

Sesampainya di gunung Sinai, atas perintah YHWH, Musa mendirikan tempat kudus bagi-Nya (Keluaran 25:8-9) dengan nama Kemah Suci (mishkan). Sejak itulah Kemah Pertemuan (‘ohel mow`ed) tidak dipakai lagi.

Haruslah kaubuat tabir dari kain ungu tua, dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya; haruslah dibuat dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun. Haruslah engkau menggantungkannya pada empat tiang dari kayu penaga, yang disalut dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, berdasarkan empat alas perak. Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana, ke belakang tabir itu, sehingga tabir itu menjadi pemisah bagimu antara tempat kudus dan tempat maha kudus. Keluaran 26:31-33

Juga haruslah kaubuat tirai untuk pintu kemah itu dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya: tenunan yang berwarna-warna. Haruslah kaubuat lima tiang dari kayu penaga untuk tirai itu dan kausalutlah itu dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, dan untuk itu haruslah kautuang lima alas dari tembaga.” Keluaran 26:36-37

Di Kemah Suci (mishkan) ada dua tabir: Tabir pertama adalah Pintu Kemah yang memisahkan Halaman dengan Ruang Suci. Tabir kedua memisahkan Ruang Suci (di mana imam menyajikan korban ukupan setiap pagi dan sore bagi YHWH) dari Ruang Maha Suci (di mana setahun sekali imam agung merayakan Hari Pendamaian (yowm kippur).

Rumah Kayu Aras Untuk TUHAN

Ketika Daud mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan rumah dari kayu Aras bagi YHWH (1 Tawarikh 17:1), nabi Natan langsung mendukungnya. Namun malamnya, kepada nabi Natan, YHWH menolak keinginan Daud tersebut mentah-mentah.

Malam itu, TUHAN bernubuat, bukan Daud namun keturunannya, bahkan anaknya sendiri yang akan mendirikan rumah TUHAN dan mengokohkan takhtanya untuk selama-lamanya (1 Tawarikh 17:12-14).

Walaupun nubuatan YHWH tidak pernah digenapi sampai hari ini, namun: Setelah lewat dua puluh tahun selesailah Salomo mendirikan kedua rumah (bayith) itu, yakni rumah TUHAN (bayith YHWH) dan istana raja (bayith melek). 1 Raj-raja 9:10

Tidak ada Tabir Di Bait TUHAN

Di Bait TUHAN (bayith YHWH) alias Rumah TUHAN (heykal YHWH) yang didirikan oleh Salomo tidak ada TABIR karena untuk memisahkan ruangan dipakai PINTU LIPAT berdaun ganda. Ada dua pasang pintu di Bait TUHAN seperti tersebut di dalam kedua ayat di bawah ini.

Sebagai pintu masuk ke ruang belakang dibuatnyalah pintu dari kayu minyak; ambang dan tiangnya merupakan segi lima. Pada kedua daun pintu yang dari kayu minyak itu ia mengukir gambar kerub, pohon korma dan bunga mengembang, kemudian dilapisinya dengan emas; juga pada kerub dan pada pohon korma itu disalutkannya emas. 1 Raja-raja 6:31-32

Demikian juga untuk pintu masuk ke ruang besar itu dibuatnya tiang-tiang dari kayu minyak yang merupakan segi empat; dan DUA PINTU dari kayu sanobar; kedua papan pintu dari pintu yang satu dapat DILIPAT dan demikian juga KEDUA PAPAN PINTU yang lain. Lalu diukirnyalah padanya kerub, pohon korma dan bunga mengembang, kemudian dilapisinya pintu itu dengan emas pipih pada gambar ukiran itu. 1 Raja-raja 6:33-33

Tidak ada Tabir di Bait Suci

Bait TUHAN (bayith YHWH) yang didirikan Salomo namanya Bait Salomo alias Bait Pertama. Bait itu di hancurkan bangsa Babilonia tahun 586 SM. Setelah Israel kembali dari pembuangan, raja Koresy menugaskan Ezra untuk memimpin pembangunannya kembali tahun 535 SM dan selesai tahun 515 SM. Oleh para sarjana teologi, bait itu disebut Bait Kedua. Bait itu mengalami kebakaran tahun 38 SM.

Raja Herodes Agung bukan orang Yahudi. Pada tahun 20 SM – 19 SM, untuk memikat hati bangsa Israel, dia memugar NAOS (Bait Suci) yang memakan waktu satu setengah tahun dan membangun HIERON (Bait Allah) yang baru selesai tahun 62-63.

Karena yang direnovasi dan bangun adalah NAOS (Bait Suci) alias Bait TUHAN (bayith YHWH) alias Rumah TUHAN (heykal YHWH), bukan Kemah Suci (mishkan), itu sebabnya tidak ada TABIR di Bait Suci.

Hisah “tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah” dalam Injil adalah berita bohong alias HOAX.

12 thoughts on “Tidak Ada Tabir Di Bait Suci

  1. Kalau anda keliling RUMAH sakit lalu berdoa kemudian MENENGKING sakit penyakit dalam nama YESUS, maka, percayalah ketika DITANYA apa yang anda RASAKAN setelah DIDOAKAN? Bagai mana rasa SAKITNYA? Mustahil orang-orang Kristen itu berkata JUJUR bahwa dia TETAP masih SAKIT. “BORO-BORO sembuh? Makin sakit!” Ha ha ha ha …. Dengan rendah hati orang-orang Kristen itu mustahil MEMPERMALUKAN Yesus bahwa dirinya tidak sembuh sama sekali. Dia pasti mengaku sekarang lebih baik. Ha ha ha ha ..

    ya, om, bener 100% 😂😂😂
    Krn orang kristen paling takut/malu kalau dibilang imannya rendah, krn kesembuhan harus dengan ‘iman’ 😂😂😂. Kalau bilang blm sembuh, berarti imannya rendah.

    Yang mengenaskan tionghoa kristen, yang membuang tradisi leluhur untuk sebuah penipuan!

  2. Itu sebabnya kita harus rajin membuka mata umat Kristen agar mereka tidak dibutakan oleh para pendeta Kristen jahat itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.