Sembahyang Tiongkok Kuno


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/76/%E5%A4%A9-bronze-shang.svg/1200px-%E5%A4%A9-bronze-shang.svg.pngBangsa Tiongkok kuno menyembah Tiandi 天地. Tian 天 ibarat langit yang kita junjung waktu mendongak ke atas dan Di 地 ibarat bumi yang kita injak waktu menunduk menghormati-Nya. Mendongak menjunjung Tian 天 dan menunduk menghormati Di 地.

Orang Tiongkok menyembah alam? Mustahil! Agama Tiongkok kuno adalah agama akal budi, itu sebabnya tidak ada tahyul dalam ajarannya sehingga mustahil mereka menyembah alam. Lalu kenapa bangsa Tiongkok kuno MENYEMBAH langit dan bumi? Bukankah langit dan bumi itu alam?

Xiào 孝 artinya bakti alias berbakti. Shùn 順 artinya patuh. Xiàoshùn 孝順 artinya berbakti dengan patuh.

Xīn 心 artinya hati. Xiàoxīn 孝心 artinya berbakti dengan segenap hati.

Zǐ 子 artinya anak. Xiàozǐ 孝子 artinya anak yang berbakti.

Tì 悌 artinya adik yang berbakti. Xiàotì 孝悌 artinya adik berbakti yang berbakti.

Bù 不 artinya tidak. Bùxiào 不孝 artinya tidak berbakti.

Xiào 孝 artinya BAKTI alias BERBAKTI. Di Tiongkok hanya ada DUA bakti yaitu: Xiàozǐ 孝子 – anak yang berbakti kepada orang tuanya dan Xiàotì 孝悌 adik mengabdi yang berbakti kepada kakaknya. Selain KEDUA bakti tersebut, orang Tionghoa bùxiào 不孝 – tidak berbakti kepada yang lainnya lagi.

Untuk apa orang Kristen ke gereja? Untuk BERBAKTI kepada Allah Tritunggal. Karena hanya ada DUA xiào 孝, itu sebabnya sampai hari ini orang Kristen di Tionghoa hanya sedikit jumlahnya di Tiongkok maupun di negara lainnya karena agama Kristen menuntut:

Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Lukas 10:27

Itu sebabnya sebagai orang Tionghoa Kristen saya menganggap prilaku orang-orang Kristen yang demi agamanya bùxiào 不孝 tidak berbakti kepada kedua orang tuanya benar-benar mengenaskan.

Dan demi memuaskan pendetanya bùbài 不拜 tidak memberi hormat ketika orang tuanya meninggal karena takut menyembah setan dan masuk neraka. Saya menyebut orang-orang Kristen mengenaskan demikian sebagai penyembah BERHALA dan pendeta-pendeta demikian pencuri kebajikan.

Zhōng 中 artinya tidak menyebelah alias tidak plintat-plintut alias benar. Zhòng 中 artinya tepat mengenai sasaran. Aksaranya sama namun pengucapannya beda dan artinya juga berbeda.

Zhòng 仲 artinya di antara. Zhòng 中 artinya tepat mengenai sasaran. Aksaranya beda namun pengucapannya sama dan artinya juga berbeda.

Para raja purbakala menamai negaranya Zhongguó 中國 bukan karena ada di tengah-tengah wilayah alias negara lain, namun karena tidak mau menyebelah alias tidak mau sesat dari Tiandao天道 jalan yang maha tinggi. Mereka menyebut masyarakatnya Zhongguó rén 中國 人 orang Tiongkok.

Tahun 1740 terjadi pembantaian masyarakat Tiongkok di Batavia. Alih-alih berbelas kasihan apalagi membelanya, kaisar Tiongkok saat itu, Qianlong justru mengutukti mereka sebagai pengkhianat dan mendoakan agar mereka mati saja semua. Walaupun merasa di khianati namun muncul kesadaran bahwa walaupun keturunan Zhongguó rén 中國 人 orang Tiongkok namun sesungguhnya mereka bukan warga negara Tiongkok.

Itu sebabnya mereka pun minta keadilan kepada raja Jawa yang berkuasa saat itu. Tiga tahun mereka berperang mendukung raja Jawa tanpa tedeng aling-aling. Namun sayangnya, bukan hanya kalah namun orang-orang itu justru dikhianati raja Jawa yang deminya mereka berperang. Mengenaskan.

160 tahun menahan malu sebagai orang yang tumbuh subur namun tidak berakar, akhirnya tibalah hari itu. Tahun 1900. Mereka tidak menyebut dirinya Zhongguó rén 中國 人 orang Tiongkok karena mereka bukan warga negara Tiongkok. Mereka juga tidak menyebut dirinya zhuǎwā rén 爪洼人 orang Jawa karena walaupun telah kawin-mengawin dengan orang Jawa namun mereka tidak diakui oleh Hindia Belanda sebagai orang Jawa.

Namun mereka selalu tahu bahwa nenek moyangnya adalah orang Tiongkok itu sebabnya mereka menyebut dirinya Tionghoa (Zhōnghuá 中華) setangkai bunga yang tidak menyebelah.

Tionghoa Hweekwan (zhōnghuá huìguǎn 中華 會館) Rumah Perkumpulan Tionghoa. Tidak berpolitik, hanya mendirikan sekolah agar orang-orang Tionghoa mendapat kesempatan mendapat pendidikan tentang ajaran Tiongkok kuno dan ajaran hari ini.

Itu sebabnya diajarkan agar orang Tionghoa Guójiā fúwù 國家 服務 – melayani negaranya namun hanya kapada orang tuanyalah mereka xiào 孝 berbakti.

Orang Tionghoa Tiānzǐ xiàngěi 天子 獻給 – menderma kepada kaisarnya, namun hanya kapada orang tuanyalah mereka xiào 孝 berbakti.

Orang Tionghoa jìngbài shàngdì 敬拜 上帝 – hormat dan memberi hormat kepada raja yang di atas (almarhum) namun hanya kapada orang tuanyalah mereka xiào 孝 berbakti.

Orang Tionghoa hanya bài Tiāndì 拜 天地 – memberi hormat kepada Yang Maha Tinggi dan Yang Maha Rendah, namun hanya kapada orang tuanyalah mereka xiào 孝 berbakti.

Xiào 孝 BERBAKTI artinya DIRIKU adalah MILIK-nya itu sebabnya harus MENGASIHI-nya dengan segenap hatiku dan dengan segenap jiwaku dan dengan segenap kekuatanku dan dengan segenap akal budiku.

Itu sebabnya kepada Tiāndì 天地 orang Tionghoa hanya BAI 拜 memberi hormat namun tidak JING 敬 hormat karena hanya kepada SESAMA manusia saja kita bisa MERASA hormat. Kepada tanaman dan binatang serta alam dan lain-lain kita hanya bisa merasa KAGUM dan MEMBERI HORMAT alias BAI 拜.

Makanya kepada shàngdì 上帝 raja yang di atas (almarhum) alias arwah-arwah manusia orang Tionghoa JING 敬 mengungkapkan hormatnya dengan JI 祭 memberi SESAJEN (sajian) namun tidak boleh XIANGEI 獻給 memberi derma. Makanya diajarkan bahwa semua barang untuk orang hidup tidak boleh dipakai untuk arwah. Makanan yang disajikan untuk arwah harus dimakan, tidak boleh mubajir.

Sehingga kepada Tiānzǐ 天子 kaisar orang Tionghoa tidak boleh mengorbankan dirinya karena tubuh ini adalah milik ayah bunda, bukan milik diri sendiri makanya tidak boleh mengorbankannya bagi orang lain.

Kepada Guójiā 國家 negara, orang Tionghoa harus melayani namun tidak boleh mengorbankan jiwa karena tubuh ini adalah milik ayah bunda, bukan milik diri sendiri. Itu sebabnya perjuangan bagi negara tidak boleh dilakukan dengan kekerasan dan adu nyawa.

2 thoughts on “Sembahyang Tiongkok Kuno

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.